Lorem ipsum dolor sit amet

Layanan Konsumen :

  • Telp / Fax:0271-7466061
  • HP:0852 2968 0016
  • Facebook:Penerbit Zamzam
  • BBM:51BA4053
  • WA:0852 2968 0016
  • Email:penerbit_zamzam@yahoo.com
Karena Ilmu Mereka Rela Membujang
Penerbit
ISBN
978-978-18181-2-4
Halaman
196
Dimensi
14 x 20,5 cm
Sampul
Soft Cover
Stok
Ready

Karena Ilmu Mereka Rela Membujang

Rp34.000,-

Memilih hidup membujang karena ingin berkonsentrasi menggeluti ilmu merupakan sebuah pilihan hidup yang luar biasa. Desah-desah syahwat yang pada sebagian orang justru menjadi raja yang menguasai hati, berhasil terpinggirkan karena dominasi cinta terhadap ilmu yang begitu menggumpal dalam relung-relung hati. Itulah sebuah catatan indah yang pernah tergoreskan dalam sejarah hidup sebagian para ulama sebagai pewaris para nabi. Imam Nawawi, Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah dan Imam Ath-Thabari termasuk sebagian ulama yang ‘berijtihad’ terhadap diri mereka sendiri untuk tidak menikah karena ilmu. Dan sekali lagi, ini merupakan sebuah pilihan hidup yang luar biasa!

Buku “Karena Ilmu Mereka Rela Membujang” yang ada di hadapan Anda ini memang sangat istimewa bagi para pembaca. Karena, pembahasan yang disajikan di dalamnya cukup unik dan langka. Belum banyak para ulama lain yang tertarik untuk membahas tema ini. Dan, di sinilah letak keistimewaan buku ini. Membacanya akan menjadi motivasi ‘dosis tinggi’ bagi kita, untuk secara serius mengkaji ilmu-ilmu din.

Penulis buku ini tidak bermaksud mempropagandakan hidup membujang sebagai sebaik-baik pilihan. Penulis hanya ingin membeberkan di hadapan para pembaca sebuah potret menakjubkan tentang semangat membara para ulama dalam menggeluti ilmu-ilmu agama. Sehingga, agar diri mereka dapat berkonsentrasi dalam menggenggam pena, mereka rela untuk tidak menikah. Selamat membaca.

Chatting

Pengiriman

  • JNE
  • Pos Indonesia


  • TIKI


  • DHL

Rekening Bank

  • 7850323776
    an. Joko Mulato
  • 1380011946485
    an. Joko Mulato
  • 7002110495
    an. Mutsanna Abdul Qohhar
  • 3023-01-031032-53-8
    an. Mutsanna Abdul Qohhar

Pengunjung

Flag Counter